FOURSQUARE MISSION PRESS DUKUNG KEMENAG SIDOARJO DALAM PEMBINAAN ROHANI WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIA
Sidoarjo —
Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo dan Penyuluh
Agama Kristen melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan Alkitab dari Forsquare
Mission Press bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen di Lapas
Kelas IIA Sidoarjo, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya
penguatan pembinaan mental dan spiritual dalam rangka mendukung proses
pemasyarakatan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan perubahan
perilaku ke arah yang lebih positif.
Dalam kegiatan
tersebut, sebanyak 57 eksemplar Alkitab diserahkan kepada warga binaan Kristen
sebagai sarana pendukung pembinaan rohani. Penyerahan bantuan dilaksanakan di
lingkungan Lapas Kelas IIA Sidoarjo dan dihadiri oleh Penyelenggara Kristen
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, para Penyuluh Agama Kristen,
perwakilan pihak Lapas, serta warga binaan penerima bantuan. Kegiatan
berlangsung tertib, khidmat, dan penuh suasana kebersamaan.
Penyelenggara
Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menegaskan bahwa pelayanan
keagamaan di lembaga pemasyarakatan merupakan bagian dari tugas negara dalam
menjamin hak beragama setiap warga negara, termasuk warga binaan. Pembinaan
rohani dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian, memperkuat
moral, serta menumbuhkan kesadaran spiritual selama warga binaan menjalani masa
pembinaan.
“Penyerahan 57
Alkitab ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan iman dan pengharapan bagi
warga binaan Kristen. Firman Tuhan menjadi pedoman hidup yang mampu menuntun
warga binaan untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki sikap, dan menata
kembali arah hidup yang lebih baik,” ujar Penyelenggara Kristen dalam
sambutannya.
Lebih lanjut
disampaikan bahwa pembinaan keagamaan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan
ibadah semata, tetapi juga pada proses internalisasi nilai-nilai keimanan
seperti kasih, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri.
Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam mendukung keberhasilan
program pembinaan kepribadian warga binaan di lembaga pemasyarakatan.
Pihak Lapas Kelas
IIA Sidoarjo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan
oleh Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo. Menurut perwakilan lapas, kerja sama
yang terjalin dengan Penyelenggara Kristen dan Penyuluh Agama Kristen selama ini
telah memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana lapas yang
kondusif, aman, dan tertib.
Disampaikan pula
bahwa kegiatan pembinaan rohani secara rutin terbukti membantu menjaga
stabilitas mental dan emosional warga binaan. Dengan adanya pendampingan
spiritual serta ketersediaan kitab suci, warga binaan diharapkan mampu
menjalani masa pidana dengan lebih sabar, disiplin, dan memiliki motivasi kuat
untuk memperbaiki diri.
Bagi warga binaan
Kristen, bantuan Alkitab ini menjadi sumber kekuatan dan pengharapan. Mereka
menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
Pembacaan Alkitab secara pribadi maupun dalam kegiatan ibadah bersama dirasakan
sangat membantu dalam menumbuhkan ketenangan batin dan sikap optimis selama
menjalani proses pembinaan.
Dalam kesempatan
tersebut, Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo
juga menyampaikan rencana penguatan kerja sama jangka panjang melalui
penyusunan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara
Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo dan Lapas Kelas IIA Sidoarjo. MoU ini
direncanakan sebagai landasan formal dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan yang
terstruktur, berkelanjutan, dan terukur.
Rencana MoU
tersebut mencakup kerja sama dalam pelaksanaan pelayanan dan pembinaan
keagamaan, penyediaan pendamping rohani, fasilitasi kegiatan ibadah, serta
penguatan program bimbingan kepribadian bagi warga binaan. Dengan adanya MoU,
diharapkan sinergi antarinstansi dapat berjalan lebih optimal dan memiliki
kepastian hukum serta arah program yang jelas.
Penyelenggara
Kristen menegaskan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk
terus hadir memberikan layanan keagamaan yang inklusif dan berkeadilan. Kerja
sama lintas sektor melalui MoU dipandang sebagai langkah strategis untuk
memastikan pembinaan rohani di lembaga pemasyarakatan berjalan secara konsisten
dan berdampak nyata.
Kegiatan
penyaluran bantuan Alkitab ini sejalan dengan tugas dan fungsi Penyelenggara
Kristen serta Penyuluh Agama Kristen sebagai ujung tombak Kementerian Agama
dalam memberikan pelayanan, pembinaan, dan penyuluhan keagamaan di berbagai
lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan khusus seperti lembaga
pemasyarakatan.
Melalui penyaluran 57 Alkitab serta perencanaan MoU pembinaan keagamaan ini, Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, dan berintegritas, tanpa terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan.
.jpeg)
.jpeg)


Posting Komentar untuk "FOURSQUARE MISSION PRESS DUKUNG KEMENAG SIDOARJO DALAM PEMBINAAN ROHANI WARGA BINAAN LAPAS KELAS IIA"